SEPERTI INILAH PENAMPAKANYA
Setiap tahun biasanya ada Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang diselenggarakan oleh kementerian pendidikan Indonesia. Biasanya sekolah kami tidak pernah dapat mengikuti ajang lomba FLS2N dikarenakan saya kurang tahu juga apa masalahnya, jadi ketika situasi sedang pandemi covid-a9 kami dapat memperoleh kesempatan untuk mengikuti lomba FLS2N karena langsung mendaftar ke link nasional yang dikelola langsung oleh kementerian pendidikan.
Tahun 2021 ini adalah tahun ke-dua kami mengikuti ajang kompetisi lomba FLS2N, tahun 2020 kemarin alhamdulillah siswa kami dapat meraih juara I tingkat Provinsi Jambi. Selama pandemi covid-19 kami jarang belajar praktek apalagi untuk mata pelajaran fotografi dan videografi yang seharusnya ada kegiatan praktek di sekolah. Biarpun baru belajar dengan segala keterbatasan mulai dari minimnya peralatan, minimnya ilmu pengetahuan dan wawasan yang dimiliki sekarang ini kami tetap semangat untuk mengikuti lomba FLS2N ini.
Tujuan awalnya kami hanya mengumpulkan niat untuk belajar bersama-sama dalam membuat film pendek, untuk hasil akhirnya menang atau kalah bukan tujuan utama kami. Kalau menang ya alhamdulillah, kalau kalah berarti banyak sekali ilmu dan pengalaman yang kami perolaeh dari kegiatan ini.
Setelah sinopsis, perizinan lokasi shoting dan surat-surat sudah seesai kami memuali kegiatan persiapan untuk shoting. Waktu itu saya sedang sakit selama hampir 1 bulan lamanya, sehingga kiondisi saya belum cukup baik untuk ikut mengambil video yang lokasinya berbeda-beda tempat.
Kegiatan dilokasi pengambilan video


Selama proses pembuatan film
pendek dokumenter dan fiksi banyak sekali kendala-kendala yang kami
hadapi, diantaranya seperti bongkar pasang anggota dalam satu tim
sehingga mengulur waktu yang lama dalam memulai kegiatan.
Nungguin anggota cewek yang belum datang sambil negame

Proses editing yang cukup melelahkan dan memerlukan waktu yang sangat lama
Makan bersama dengan menu seadanya yang dimasak bersama-sama dengan tim
Semalaman lembur sampai jam 05.00 pagi dan pada bangun kesiangan.
Sampai finishing editing filmnya dan siap untuk diupload ke youtube akun sekolah, biarpun masih banyak kesalahan yang harus diperbaiki dan direvisi kami tetap menguploadnya.